Fatamorgana

Malam itu …
Kalian dipeluk duka
Dipeluk luka

Menanti pagi
Pada malam tak bertepi
Asa hilang di lorong materi
Jiwa yang terbuang
Seperti dahaga
Menggelayut di kerongkongan
Di gurun sahara
Hanya fatamorgana


Jakarta, Agustus 2005

2 Tanggapan ke “Fatamorgana”

  1. raka88 Berkata:

    saya suka puisinya … maaf saya baru bergabung di wordpress.com jadi saya undang anda di blog saya … makasih,

  2. ayobangkitindonesiaku Berkata:

    terima kasih anda telah menyuka puisiku ….
    aku juga baru di wordpress …
    thanks atas undangannya …

Tinggalkan Balasan