Jadilah Pelopor Kebaikan

Pelopor, pencetus atau perintis adalah ibarat busi yang menjadi triger untuk menyalakan mesin sehingga kendaraan mampu melaju sesuai dengan yang diharapkan. Tanpa busi, mesin tidak bisa hidup dan kendaraan  pun tak bisa bergerak. 

Demikian pula halnya dalam kehidupan berbangasa dan bernegara, pelopor sangat dibutuhkan, biasanya seorang pemimpin/pejabat negara baik dipusat maupun daerah atau tokoh nasional atau pimpinan partai politik, namun tidak sedikit  pelopor berasal dari masayarakat biasa. 

Pejabat negara atau tokoh nasional harus mampu memposisikan diri sebagai pelopor,  mempunyai pengaruh besar terhadap rakyat atau pengikutnya oleh karenanya seorang pelopor harus selalu mempunyai ide atau konsep segar dan orsinil untuk diwujudkan demi kepentingan bangsa dan negara. Pejabat negara atau tokoh nasional, misalnya harus menjadi pelopor dalam pembangunan artinya mampu men-trigger rakyatnya atau pengikutnya untuk membangun, mengubah nasib dirinya menjadi lebih baik. Pada kesempatan lain pelopor di tingkat nasional pun harus mampu menjadi agen perubahan dari budaya negatip bangsanya  ke arah budaya positip yang dibutuhkan dalam pembangunan.   

Setiap individu bisa menjadi pelopor dilingkungannya baik dalam keluarga maupun masyarakat, kepeloporannya biasanya  berupa hal-hal sederhana yang mengarah kepada kebaikan dirinya, keluarganya maupun lingkungannya. Kepeloporan untuk hal-hal baik tersebut bisa menjadi inspirasi bagi siapapun dan bisa diterapkan pada skala yang lebih luas, seperti dalam suatu daerah atau negara. 

Banyak cara untuk menjadi pelopor, meskipun hal sederhana, misalnya saja ketika dilingkungan kita tidak peduli terhadap pemakaian energi (listrik contohnya) maka kita bisa menjadi pelopr hemat energi (mematikan lampu ketika tidak digunakan). Jika hanya si pelopor itu saja yang melakukan hemat energi maka energi yang dihemat masih belum menampakan perubahannya secara signifikan. Namun bila contoh yang baik itu diikuti oleh banyak orang maka akan terjadi perubahan secara signifikan dalam menghemat energi.  

Seorang pelopor harus gigih dan mempunyai kesungguhan hati untuk memberi contoh yang baik dan mengajak siapa saja untuk berbuat seperti apa yang diperbuat pelopor. Motivasi dari seorang pelopor akan mampu menggerakan masarakat dilingkungannya kepada kebaikan. Kebaikan yang dikoordinasikan seorang pelopor akan mampu mengurangi bahkan menghilangkan keburukan yang ada.  

Beberapa contoh kepeloporan di lingkungan yang bisa dikembangkan :

1. Membuang sampah pada tempatnya.

2. Memebersihkan lingkungan.

3. Menghemat listrik.

4. Menghemat air.

5. Gerakan penghijauan.

6. Mengentaskan buta aksara.

7. Pendirian perpustakaan rakyat di setiap RT, RW, Desa atau kelurahan.

8. Mempelopori pemberdayakan wanita.

 9. Dan masih banyak lagi, yang bisa anda sebutkan dan praktekan.

(Terima kasih bila Anda bisa menyebutkan kepeloporan yang bisa dipraktekan di lingkungan Anda dalam kolom komentar).  

Seorang pelopor harus konsisten terhadap kepeloporannya, baik ucapan maupun tindakannya karena akan berpengaruh kepada pengikut atau yang akan jadi pengikut. Ucapan seorang pelopor adalah motivasi bagi pengikutnya sedangkan tindakannya adalah contoh terbaik bagi lingkungannya.

Seorang pelopor juga harus tahan uji karena tindakannya berbeda atau menonjol dibanding dengan orang disekitarnya (dalam artian positip) sehingga menjadi bahan cemooh (bila belum terbukti hasilnya) atau sekedar menyindir (sok alim, sok tahu, belum tentu anda yang benar dan sebagainya). 

Demikian sedikit tips menjadi pelopor dalam kebaikan, harapan saya anda mampu menjadi pelopor kebaikan dilingkungan anda, menjadi agen perubahan dari budaya negatip kepada budaya positip. Selamat menjadi pelopor dalam kebaikan. Ayo Bangkit Indonesia…!!!  

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: