Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1429 Hijriah, satu tahun telah berlalu, adakah waktu yang telah kita lewatkan itu terbuang sia-sia?? Ataukah anda masih gamang dengan tiap detik waktu yang harus anda jalankan setiap hari?? Jika kita belum bisa memanfaatkan waktu kita untuk kebaikan maka rugilah kita sebagai manusia.
Menurut teori relativitas, maka umur manusia sangatlah pendek (ingat umur tata surya kita sudah 5 milyar tahun), apakah kita akan buang waktu kita dengan percuma?? Maka gunakanlah waktu kita untuk kebaikan, memberi ruang yang lebih lapang kepada jalan kehidupan, perbanyaklah bertoleransi untuk menghindari konflik, ciptakan surga yang kita kehendaki sesuai aturan-Nya dengan mengubah lingkungan buruk menjadi nyaman untuk di tempati, bukankah surga itu artinya taman atau kebun?? Jadi tatalah bumi ini sebaik-baiknya sesuai mimpi dan harapan anda, jadilah pelopor kebaikan dan berbahagialah Anda dengan segala macam kebaikan itu, sehingga Anda dapat menikmati hidup Anda tiap detiknya….




Januari 10, 2008 pukul 6:17 am |
Semoga setiap detak jantung, setiap hela nafas dan denyut nadi kita senantiasa dapat dimanfaatkan untuk semakin mendekatkan diri kita kepada-Nya.
Selamat Tahun Baru 1429 Hijriyyah pak Kyai…
Salam dari saya
Januari 10, 2008 pukul 7:22 am |
semoga berubah tahun berubah pula tingkah laku kita menjadi lebih baik
Januari 10, 2008 pukul 12:59 pm |
met tahun baru hijriyah, bro…
tapi kok nggak ada kembang api
Januari 10, 2008 pukul 6:34 pm |
inilah tahun baru yang sejati
tahun baru umat islam
met kenal pak andi…..
Januari 11, 2008 pukul 2:35 am |
Salam kenal Pak. Tulisannya bagus.
Januari 11, 2008 pukul 3:35 am |
Memang sudah semestinya setiap diri memaknai setiap pergantian tahun dengan Sebuah Perenungan, melihat sejenak ke belakang, hal-hal apa yg kurang dan mesti diperbaiki, termasuk memancang tekad untuk segera berhijrah dari segala sifat-sifat buruk menuju kepada sifat-sifat terpuji, yang bukan sekedar harapan, namun segera diusahakan & diwujudkan dalam ikhtiar nyata dengan senantiasa memohon bimbingan dan pertolongan dari Allah SWT..Insya Allah…amin.
Salam kenal Pak
Januari 13, 2008 pukul 2:16 pm |
@ Ram-ram Muhamad
Aku bukan Kyai … soalnya Aku takut tertukar sama kyai slamet yang di Solo hehe..
@ aRul : Setuju, Tahun 2008 harus lebih baik dari tahun 2007
@ Abeeayang
Tahun baru udah lewat yaa … tapi ga apalah .. met tahun baru hijriyah
So kita rancang tahun yang akan kita lewati nanti menjadi tahun yang lebih baik dari tahun sebelumnya… meskipun tanpa kembang api …
Dari pada beli kembang api lebih baik beli semen, lalu kita bangun sekolah atau PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) biar anak-anak dan masyarakat kurang mampu menjadi cerdas gimana setuju ga….
@ izzadwje : met kenal juga,
Tahun (baru) masehi adalah tahun (baru) bagi umat Islam juga…
Sebab tahun masehi didasarkan atas revolusi bumi terhadap matahari, sedangkan
bumi dan matahari adalah ciptaan Tuhan juga.
Sedangkan Tahun Hijriyah berdasarkan atas peredaran bulan, namun permulaanya
didasarkan atas hijrahnya N. Muhamad SAW dari Mekkah ke Madinah, sekaligus
sebagai simbol pindahnya N. Muhamad beserta umat Islam dari yang Batil menuju
yang Haq, dari gelap menuju terang
@ Awan Sundiawan : Salam kenal juga pak, Terima kasih atas coment-nya
@ Fakhrurrozy : Setuju sekali
Januari 13, 2008 pukul 2:18 pm |
Assalaamu ‘alaikum Kyai.. *maksa*
Lho, emang Kyai Slamet di solo kenapa?
Januari 13, 2008 pukul 2:32 pm |
Wa alaikum salam,
itu lho pak Ram-Ram, kyai slamet itu adalah seekor kerbau yang dikeramatkan milik Keraton Surakarta Hadiningrat, dan aku kurang sreg kalau di panggil Kyai, terima kasih atas coment-nya.