Mei 31, 2008
Oleh Andi Gunawan
Hari tanpa tembakau sedunia diperingati setiap tanggal 31 Mei, bermula dari Sidang Umum Kesehatan Sedunia pada tanggal 7 April 1987, resolusi yang dibuat salah satunya adalah “world no-smoking day”, dan mulai tahun 1988 disebut “world no tobacco day” yang diperingati setiap tanggal 31 Mei.
Hari tanpa tembakau dikenal juga sebagai hari tanpa asap rokok, bertujuan untuk mengingatkan penduduk dunia akan bahaya tembakau bagi kesehatan manusia. Lebih dari 400.000 jiwa manusia melayang setiap tahunnya diakibatkan tembakau (menghisap rokok). Dengan peringatan ini, diharapkan dapat menekan jumlah kematian akibat rokok melalui aksi nyata dari pemerintah berupa kebijakan pemerintah yang anti rokok, mencegah kaum muda untuk merokok, larangan merokok di tempat umum dan sebagainya.
Baca entri selengkapnya »
1 Komentar |
Artikel, Humaniora, Kesehatan, Lingkungan, Umum | Ditandai: bebas asap rokok, iklan rokok, Kesehatan |
Permalink
Ditulis oleh Andi Gunawan
Mei 29, 2008
Oleh Andi Gunawan
Ungkapan Presiden AS John F Kennedy sangatlah tepat untuk menggambarkan bagaimana dukungan rakyat atau bangsa kepada Negara sehingga tempat dimana ia bernaung dapat menjadi Negara maju dan sejahtera. Apa ungkapan itu???
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Artikel, Berita, Kebangkitan Nasional, Nasionalisme, Pemerintahan, Umum | Ditandai: kebangkitan, Kebangkitan Nasional, pengorbanan |
Permalink
Ditulis oleh Andi Gunawan
Mei 21, 2008
Budha telah memberi inspirasi kepada umatnya akan makna pembebasan diri dari duniawi, semoga ini menjadi inspirasi bagi pembebasan bangsa Indonesia dari keterpurukan menuju kebangkitan nasional Indonesia.
Saya ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2552 BE kepada umat Buddha dan yang merayakannya, semoga berbahagia untuk anda dan kita semua.
Leave a Comment » |
Agama, Artikel, Berita, Umum | Ditandai: Budha, selamat, waisak |
Permalink
Ditulis oleh Andi Gunawan
Mei 21, 2008
Oleh Andi Gunawan
Optimis akan bangkitnya Indonesia dari berbagai keterpurukan harus didasarkan pada langkah strategis, teknis dan operasional yang jelas, bukan sekadar angan-angan tanpa kerja keras dan karya nyata atau bermimpi disiang bolong.
Optimis, harapan, semangat dan keyakinan akan sebuah kebangkitan adalah keharusan yang tidak bisa di tawar bagi setiap elemen bangsa sedangkan perasaan miskin, minder dan bodoh harus dibuang jauh-jauh dari benak kita.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar |
Artikel, Berita, Kebangkitan Nasional, Kepemimpinan, Pendidikan, Umum | Ditandai: Kebangkitan Nasional, kebangkitan nasional indonesia, langkah strategis, pemimpin bangs, Pendidikan, sikap bangsa |
Permalink
Ditulis oleh Andi Gunawan
Mei 16, 2008
Oleh Andi Gunawan
Kebangkitan Nasional ke dua harus menjadi titik balik keterpurukan menuju kemajuan bangsa dan Negara di berbagai bidang kehidupan. Saya khawatir kebangkitan nasional ke 100 hanya berhenti pada euphoria perayaannya dan tidak dikmanai dengan kebangkitan yang sesunggunya pada kehidupan nyata.
Euphoria sebuah perayaannya selalu ditandai dengan pembentukan panitia, sambutan petatah petitih dari tokoh masyarakat atau nasional, gegap gempitanya respon hadirin karena terbakar semangatnya, doa bersama, setelah itu bubar. Dengan berakhirnya acara maka berakhir pula semangat menggebu dari seluruh yang hadir. Kita menjadi lupa terhadap point penting (isi dari acara) yang harus dimplementasikan.
Baca entri selengkapnya »
1 Komentar |
Artikel, Berita, Humaniora, Kebangkitan Nasional, Kepemimpinan, Pendidikan | Ditandai: kebangkitan, Kebangkitan Nasional, tokoh, tokoh nasional |
Permalink
Ditulis oleh Andi Gunawan
Mei 14, 2008
Oleh Andi Gunawan
Dalam menyikapi Ujian Nasional (UN) sebagian besar bangsa Indonesia terlihat emosional, suatu sikap yang biasa dilakukan bangsa ini bila menghadapi sesuatu yang dianggap merugikan. Seharusnya sikap yang diambil adalah sikap rasional dan realistis, kita harus berpandangan bahwa UN mempunyai manfaat yang banyak dimasa depan dalam menghadapi kompetisi bangsa-bangsa dalam persaingan global (baca juga artikel saya Ujian Nasional dan Persaingan Global ).
Ujian Nasional sesungguhnya bisa dibaratkan seperti jamu, rasanya pahit bila diminum namun berguna untuk diri kita apalagi dalam kondisi badan yang loyo, stamina dapat fit kembali setelah minum jamu.
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Artikel, Berita, Pemerintahan, Pendidikan, Umum |
Permalink
Ditulis oleh Andi Gunawan