Komponen Cadangan Bukan Militerisme

November 29, 2007

Benarkah komponen cadangan menjerumuskan negara kepada militerisme ??? Ataukah orang yang berpendapat seperti itu hanya phobi terhadap militer ???

Komponen cadangan atau wajib militer atau usaha bela negara merupakan salah satu usaha pemerintah dalam penegakan kedaulatan negara baik dalam maupun  keluar. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Cinta Anak Manusia

November 29, 2007

Serupa gelora cinta anak manusia  
Di laut, ombak bergulung berirama
Binatang malam bersenandung riang
Orkestra alam pada sebuah penciptaan
Sehabis hujan senantiasa terjaga

Pucuk dedaunan merindukan belaian angin
Nyiur melambai
Derak suara bamboo
Gemericik air pancuran
Dan gerimis pertama pada kemarau tahun ini
Seperti aroma perawan
Menggelorakan aura cinta
Hangat

Dan jantung berdegup tak berirama
Untuk setiap lelaki  
Seperti aku

Jakarta, Agustus 2005 


Rindu Yang Senyap

November 29, 2007

Di pelupuk kutitipkan gundah
Untuk rasa rindu yang senyap
Membisu untuk setiap makna
Cinta dua insan
Menggebu hanya di ronga dada
Seperti desingnya peluru senapan mesin
Seperti tikaman belati
Ketika kubisikan sebuah janji
Yang terpendam di palung hati
Bekasi, Desember 2005


Kepemimpinan Transformasional dan Visioner (2)

November 29, 2007

Seseorang dengan kepemimpinan transformasional akan sangat efektif bila mempunyai karakteristik kepemimpinan visioner, karena visi mencerminkan ambisi, daya tarik besar, hasrat semangat dan keadaan atau perwujudan ideal dimasa depandapat dianggap sebagai impian yang ingin diwujudkan.

Karakteristik pemimpin visioner adalah yang pertama sebagai penentu arah dimana pemimpin harus mampu menyusun langkah berbagai sasaran yang dapat diterima sebagai suatu kemajuan rill oleh semua elemen bangsa. Seperti nahkoda, pemimpin harus mampu menentukan arah negara dalam situasi dan kondisi apapun dengan langkah-langkah yang tepat untuk mengamankan, menyelamatkan atau dalam memajukan negara dengan lahkah revolusioner sekalipun (bila benar-benar dibutuhkan).

Baca entri selengkapnya »


Kepemimpinan Transformasional dan Visioner (bag. 1)

November 28, 2007

Jenis kepemimpinan apa yang anda inginkan di tengah situasi Indonesia yang masih serba terbelakang dan miskin prestasi, sampai-sampai bangsa Indonesia sulit mencari pemimpin yang ideal, bahkan Indonesia dikategorikan negara dengan krisis kepemimpinan.

Dalam artikel ini akan saya coba gambarkan karakteristik pemimpin yang dibutuhkan Baca entri selengkapnya »


Serum Antibisa Ular

November 28, 2007

Dalam beberapa bulan ini lagi ngetrend tentang pengobatan dengan serum antibisa ular, serum ini selain sebagai penawar ketika digigit ular juga diyakini mampu mengobati beberapa penyakit kronis diantaranya, demam berdarah, rabies, diabetes, asma, kanker dan penyakit yang disebabkan oleh virus , nah untuk lebih jelasnya silakan anda baca di www.kompascommunity.com/index.phpfuseaction=home.detail&id=49261

Untuk sedikit cuplikannya di bawah ini :

Baca entri selengkapnya »


Akal yang Liberal Vs. Hati Nurani

November 27, 2007

Akal manusia sungguh sangat liberal dan radikal mampu menembus ruang dan waktu mengembara dari khayal ke khayal, mampu berfikir untuk berkreasi dan berinovasi, membuat aturan-aturan untuk dirinya dan sesamanya, bahkan dengan akal itu pula manusia dapat berbuat sangat kejam, melanggar norma-norma yang  dapat merusak sistem kehidupan. Dengan akal pula manusia mampu menguasai bumi dengan cara mengolah sumber-sumber daya yang ada di bumi dan memanfaatkannya untuk kepentingan dirinya, bahkan manusia mampu pergi ke ruang angkasa, menginjakan kakinya di bulan dan suatu saat nanti akan dapat pula mengeksplorasi sumber daya di ruang angkasa. 

Itulah akal manusia yang dianugerahkan Tuhan hanya untuk manusia, anugrah ini tentunya harus dipergunakan untuk mensyukuri nikmatnya, akal yang senantiasa bersyukur ini disebut akal sehat, akal sehat selalu bersanding dengan hati nurani. 

Hati nurani atau hati kecil hati adalah hati yang selalu diliputi cahaya sang Maha Pencipta, mengikuti irama alam semesta yang memang diciptakan Tuhan untuk manusia maka tatkala manusia yang berhati nurani  melihat ketidak sesuaian atau adanya ketidak selarasan dengan alam ini maka dirinya kan tergerak untuk merubahnya dan menyesuaikan dengan keselarasan alam tadi.  

Ketika seseorang dengan hati nurani, melihat ada orang lain yang patut ditolong pasti akan ditolongnya tanpa menghiraukan apa jenis warna kulitnya dari bangsa atau kelompok mana yang ditolong itu berasal. Dengan hati nurani juga manusia bisa berbuat baik untuk seluruh mahluk yang ada di alam ini dengan memberi perlindungan secara maksimal dengan menjaga keseimbangannya. Inilah manusia yang dapat memberi rahmat atas alam ini, pembawa damai dan toleransi.  

Seorang pemimpin yang mengedepankan akal sehat dan hati nurani  dia akan menjadi agen perubahan ke arah yang lebih baik, dilingkungan bangsanya dan antar bangsa. Di lingkungan bangsanya pemimpin tersebut akan selalu berupaya mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya menjaga stabilitas keamanan, membuat kebijakan pro rakyat. 

Seorang hakim yang berhati nurani akan terbebas dari mafia peradilan, seorang pengusaha dengan hati nurani akan terhindar dari kasus suap, korupsi, praktek yang merugikan pihak lain, guru dengan hati nurani akan penuh konsentrasi mendidik anak didiknya sehingga berhasil dan seterusnya. 

Dalam tataran tataran yang lebih luas seorang yang mengedepankan hati  nurani, misalnya tokoh atau pemimpian dunia akan mampu memotivasi perdamaian dunia, sekaligus menjadi agen pemersatu umat manusia tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lainnya alias tidak memakai  standar ganda dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Konflik yang ada diminimalisir bahkan bisa berbuah menjadi persahabatan. Berbagai persoalan dihadapi dengan kebesaran jiwanya, dunia menjadi damai dan nyaman untuk di tempati.Bagaimana dengan Indonesia?? Mari kita selalu mengedepankan hati nurani, menuju kepada pemerintahan yang baik dan masyarakat madani. Ayo Bangkit Indonesia …!!!