Kebangkitan Nasional Indonesia

Suatu keniscayaan bagi kita untuk tampil di forum internasional sebagai bangsa dan Negara yang memiliki harga diri, sebagai bangsa dan Negara yang maju dan mempunyai peradaban adi luhung. Kapanpun waktunya, saat itu Indonesia tidak hanya dikenal kaya dalam arti ekonomi tapi juga dikenal kaya dalam arti moral, seimbang antara pembangunan jasmani maupun rohani, pendidikan yang berkualitas sehingga menjadi standar atau kiblat pendidikan dunia. Dalam tahap itu pula Indonesia dikenal juga sebagai bangsa yang jiwa socialnya tinggi yaitu selalu memperhatikan bangsa-bangsa lain yang membutuhkan bantuan karena kekurangan secara ekonomi maupun ilmu, kedermawan bangsa Indonesia membuat takjub siapapun yang ada dibumi sehingga langkah yang diambil Indonesia mampu memberikan contoh bagi bangsa dan Negara lain. Indonesia mampu pula memberikan rasa aman dikawasan Asia Tenggara maupun Dunia, karena militer Indonesia tidak diarahkan untuk menjadi polisi dunia walupun saat itu kekuatannya melebihi bangsa-bangsa lain, Indonesia tidak sombong tapi bijaksana,

Barangkali ini adalah mimpi yang kesekian kali dari seorang anak bangsa, akan tetapi mimpi indah ini adalah harapan yang dapat menjadi kenyataan, dan mimpi ini bisa menjadi milik siapa pun, persoalannya kita harus bekerja keras dan belajar sungguh-sungguh untuk mengejar kemajuan Negara lain yang lebih dulu maju.

Indikator bahwa Indonesia akan menjadi negara maju dari sisi ekonomi telah ditulis oleh lembaga-lembaga keuangan dunia, salah satunya adalah Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi ketujuh pada 2050 (menurut Goldman Sach, salah satu Bank Investasi terbesar di dunia) setelah China, Amerika Serikat, India, Brasil, Meksiko dan Rusia atau keenam menurut Pricewaterhouse-coopers setelah Amerika Serikat, China, India, Jepang dan Brasil (Cyrillus Harinowo, Opini Kompas, Rabu, 1 Agustus 2007, judul “Goldman Sach tentang Indonesia”). Namun kita tidak boleh terlena dengan indikator tersebut yang justru dapat mengahancurkan negara, yang penting adalah bahwa bangsa Indonesia harus tetap waspada, sebab membangun negara tidak hanya dari pertumbuhan ekonomi saja.

Untuk membangun negara dibutuhkan jiwa patriot atau kepahlawanan, siap untuk berkorban membela dan mempertahankan serta membangun negara tanpa diminta, bukan merusak atau menggerogoti negara sebagaimana layaknya penghianat bangsa. Jiwa patriot harus ditanamkan sejak usia dini dimanapun dan kapanpun serta terus menerus disosialisasikan dalam setiap aspek kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

Dewasa ini di alam reformasi jiwa patriot dan kepahlawan bangsa Indonesia memudar, banyak indikasi yang mengarah kepada hal tersebut, seperti kasus korupsi, suap, tidak kriminalitas dan kejahatan kemanusian, mementingkan diri sendiri, kelompok atau partai dibandingkan kepentingan umum dan negara, banyak pemimpin negara atau partai tidak memberi contoh yang baik kepada orang yang dipimpinnnya dan sebagainya.

Bagaimana menumbuhkan jiwa patriot sehingga setiap individu bangsa Indonesia dengan mudah mengulurkan tangannya untuk berkorban baik tenaga, harta bahkan nyawa sekalipun? Ini adalah adalah persoalan yang harus dijawab dengan segera, karena dengan sikap siap berkorban dari warganya dipastikan negara menjadi kuat, maju dan langgeng.

Banyak cara menumbuhkan jiwa patriot, diantaranya yang pertama adalah menumbuhkan rasa cinta warga terhadap negaranya, tidak boleh sedikitpun warga membenci negaranya sekecil apapun, sebab yang dibenci warga adalah oknum aparat Negara yang menyimpang dari aturan. Oleh karena itu aparat harus menjaga citranya sebagai pemegang amanah dari rakyat yang dipimpinnya sekaligus amanah dari Tuhan.

Yang kedua adalah memahami dengan benar tujuan, cita-cita dan ideology Negara serta filosofi lagu kebangsaan Indonesia Raya, sebagai pijakan kuat menyongsong masa depan ditengah derasnya arus globalisasi.

Yang ketiga adalah pemerintah harus berusaha agar program negara yang disampaikan presiden menarik perhatian warganya sehingga acara pidato presiden menjadi acara yang paling ditunggu bukan sebaliknya.

Yang keempat adalah menumbuhkan rasa cinta dan bangga akan produk sendiri yang tidak kalah dari produk luar yaitu dengan cara membelinya bahkan bila perlu mempromosikannya dalam setiap kesempatan.

Yang kelima adalah membangun istana presiden hasil karya cipta sendiri, bukan istana yang dibuat Belanda, sebab istana presiden adalah salah satu symbol kenegaraan yang dapat dijadikan kebanggaan oleh sebuah bangsa..

Yang keenam adalah menerapkan semacam wajib militer atau latihan dasar kepemimpinan untuk semua kalangan yang telah berusia dewasa sehingga mampu menyamakan persepsi untuk membela dan membangun Negara.

Dengan jiwa patriot akan mudah membangun bangsa dan negara, bahkan mampu mengejar kemajuan bangsa dan Negara lain seperti Amerika, Jepang, Jerman atau bahkan China yang sedang menggeliat sekalipun. Sebab dengan jiwa patriot akan menjadikan setiap individu bangsa Indonesia mempunyai jiwa merdeka, jiwa yang telah paham jati dirinya, jiwa yang paham akan kebutuhannya, jiwa yang siap dan sanggup berkorban untuk kemajuan bangsa dan negaranya tanpa diperintah.

16 Balasan ke Kebangkitan Nasional Indonesia

  1. Ndoro Seten mengatakan:

    semoga dengan 100 tahun kebangktan nasional, kita mampu bangkit lagi menjadi bangsa yang bermartabat di pentas dunia…

  2. New Blogger mengatakan:

    Thanks article nya mas🙂

  3. wahyu mengatakan:

    salam bangkit …

  4. nana mengatakan:

    Kita sebagai bangsa yang besar harus mampu mewujudkan Indonesia yang bermutu. Jangan hanya berkaca dari negara lain tapi juga harus mampu menampilkan citra diri sendiri yang sesuai dengan pancasila di kancah internasional. Shingga kita bisa kembali berjaya seperti jaman pemerintahan Soekarno yang mana kita disebut Macan Asia. Bangkit Indonesia!!!!!!!

  5. garry mengatakan:

    omongkosong indonesia dijajah 350thn oleh blanda..mana buktinya?..
    maju indonesiaku !!

  6. dani mengatakan:

    Kebangkitan Nasional? Aq Bangga dg Indonesia walau negara ini terkenal dangan Kurup;y. Hehehe………

  7. meg mengatakan:

    kebangkitan hanya wacana! bosen dengernya

  8. zia mengatakan:

    bangkit indonesia
    mari kita bersatu untuk mewujudkan merdeka yang sesungguhnya

  9. KIta mampu mengubahnya

    Kita bangsa yang bermoral
    kita bangsa yang pandai
    kita bangsa yang punya harga diri

    BANGKIT LAH INDONESIA

  10. NamakuNamaMuNamaKita mengatakan:

    Indonesia bisa bangkit. Asalkan. Dipimpin oleh orang yang memiliki “otak” bukan “okol”.

  11. Saksono Leather mengatakan:

    Mari bangkitan semangat, kreatifitas kita sebagai anak bangsa.

  12. sulaiman mengatakan:

    Untuk bisa berbicara di tngkat internasional, kita perlu menunjukkan prestasi kita di semua bidang, (kita kembangkan prestasi kita dibidang kita), hilangkan arogansi jabatan, sektoral, wilayah, dll. dengan semangat persatuan dan menunjukkan dengan berusaha bahwa kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan, semua harus rela mengorbankan pribadi dan golongan untuk bangsa ini, contoh para pahlawan yang telah mengorbankan pribadi, jiwa dan raga mereka untuk kemerdekaan Indonesia ini.

  13. Muhammad Yusuf mengatakan:

    saya coba membangkitkan Indonesia melalui Program Islam Therapy

    Islam Therapy berdakwah melalui ilmu kesehatan, entepreneurship, dan IPTEK. Silahkan Download Gratis Ebook Islam Therapy, Program Komprehensif Internasional Untuk Menanggulangi Masalah Penyalahgunaan Narkoba, HIV/AIDS, dan Gangguan Jiwa berbasis Ajaran Islam Edisi Satu Abad Kebangkitan Nasional di :

  14. Heri Subagyo mengatakan:

    Aku bangga menjadi orang Indonesia. Baktiku pada Allah dan Ibu Pertiwi. INDONESIA ku ayo bangkit. Merdekaaa!!!

  15. heriyanto notoseputro mengatakan:

    Satu lagi orang nomor satu negri ini, SBY, mesti mensosialisasikan agar setiap anak bangsa, khususnya seluruh pemimpin negeri ini dari pemimpin tertinggi sampai pemimpin desa dan para pemimpin di sektor apapun harus memiliki mindset kepemimpinan yg memberdayakan, memanusiakan yg dipimpinnya, dan indikator kepemimpinan efektif bila orng-orngn yg dipimpinnya berdaya. Pemimpimpin harus menjadi bagian rahmat dalam kesejahteraan bersama. Insya Allah kalau SBY berhasil mensosialisasikan arti ‘kepemimpinan’ rahmatan alamin, lambat laun tapi pasti perilaku ‘binatang’ tak akan membudaya di bumi NKRI.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: