Di Perbatasan Dua Zaman

Di perbatasan dua zaman
Kepahitan mengarungi samudra kehidupan
Derita menjadi luka menganga
Nanah membuncah dalam balutan dosa
Lalu asa hanya menjadi utopia
Direnggut di arena pesta para zombie
Atau seperti vampir yang menghisap darah
Tak peduli bangsanya sendiri

Lalu ode mengalun di lembah kalbu setiap manusia
Mengubah utopia kembali menjadi asa
Membasuh setiap luka menganga

Dipenghujung zaman
Api revolusi dalam tatanan Ilahi
Membasmi setiap vampir dan zombie

Jakarta, Oktober 2005

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: