Menanti Fajar Kebenaran

Kecamuk kalbu mendera jiwa
Degupnya membahana ke setiap relung rongga dada
Mengejek setiap cita dan mimpi yang terpatri
Terkubur dalam lautan khayal
Asa meleleh ditelan masa
Rasa menjadi tak berpunya
Hanya hampa dan senyum mengikat gundah

Kepasrahan kepada Illahi Robbi …
Menanti fajar kebenaran
Di titian masa yang menajam seperti pedang

Jakarta, Oktober 2005

2 Balasan ke Menanti Fajar Kebenaran

  1. vie mengatakan:

    ow…nice poem
    i love it
    Salam kenal yaaa…

  2. ayobangkitindonesiaku mengatakan:

    Salam kenal juga yaaa …
    nantikan puisi aku yang berikutnya …
    and atensi atau komentarnya
    ayo bangkit Indonesiaku …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: