Cerita Mawar-ku

Mawar tak ingin lagi mengirimkan aroma
Dendang mewangi isyaratkan kumbang
Hanya sebuah gemulai memaksa diri
Ditiup angin membisu hingga suarakan alam

Kumbang senantiasa terjaga kibaskan sayap
Mendengung mendengarkan isyarat-isyarat alam
Dari angin membisu bawakan wewangi mawar

Kumbang terus mendengung kibaskan sayap
Kumbang terus kitari mawar
Menggoda sejumput rasa
Tak peduli akan duri
Bahkan mungkin lupa diri

(oi .. demi pembuahan, simbiosis mutualisma)

Mawarpun terdiam, hanya gemulai
Perlahan diusik kumbang suarakan alam

Bandung, 1995

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: