Elegi Cinta untuk Seorang Teman

Kubuka pintu dan jendela hati untukmu lebar-lebar
Kupersilakan kamu gelitik hatiku, aku kegelian
Dan kamu pun tersenyum, hingga aku, hem ..kamu biarkan
Meramu sejuta perasaan antara kegembiraan dan kesedihan

Hari-hari yang berganti tahun telah berbilang
Kamu ulangi dendang keresahaan hatiku
Untuk semangkuk benih cinta padamu
Yang lama tersimpan dalam saku batinku
Tapi setelah itu kamu pergi, asa kembali terkubur
Dalam kilatan kata-kata mendayu yang selalu kabur
Menutup hari untuk tiap dendangmu dan langkahku

Ah .. perjumpaan itu,
Hanya mengukir cita dan cinta dengan pahatan waktu
Lalu kamu mulai menghitung hari
Pada tik-tok jam

Bandung, 1995

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: