Pelacur Itu Berlari Membawa Kehampaan

{gerimis setelah hujan badai, dingin
menusuk tulang, angin bekerjaan sepoi saja }

Pelacur itu termenung dalam
Sebab sejak lama ia mengubur cita

Pelacur itu kemudian tersedu
Sebab sejak lama ia mengubur cinta

Pelacur itu menjerit histeris
Sebab baru saja ia mengubur bayinya
Yang entah siapa bapaknya

{Hujan badai kembali datang dicampur
kilat yang membahana}

Pelacur itu bergeming dengan tatap kosong
Berjalan dengan kecamuk hati
Dibawah kilat yang menyambar

Pelacur itu berlari membawa kehampaan
Menuju ke tepi jurang kehidupannya
Hingga pada lembah yang tak termaafkan

Jakarta, Pebruari 2006

Satu Balasan ke Pelacur Itu Berlari Membawa Kehampaan

  1. Alex Zhang mengatakan:

    Pelacur itu dalam keputusasaan, tetap membawa Roh Allah dalam dirinya…
    Pelacur itu dalam kehancuran dan kesedihan hatinya, tetap membawa Nafas Allah dalam dirinya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: