COP-13 Bali, Penyesalan Umat Manusia Dalam Merusak Alam

Diadakan COP 13 di Bali, sesungguhnya merupakan ajang penyesalan yang mendalam umat manusia atas perilakunya dalam merusak bumi yang ditempatinya. Kerusakan yang ditimbulkan manusia tersebut merupakan akumulasi sejak revolusi industri yang dimulai dari Benua Eropa khususnya Inggris sampai penggundulan hutan (deforestasi) secara masif diberbagai negara karena ilegal logging atau untuk memenuhi kebutuhan perut. Efek yang sangat parah atas perilaku manusia itu adalah akan tenggelamnya pulau-pulau akibat dari global warming atau pemanasan global, dimana pada saat itu es di kutub dan gletser mencair.

Penyesalan global (COP-13 Bali) ini dihadiri oleh 186 negara dan sejumlah LSM dunia, merupakan wujud ketakutan manusia atas keberlangsungan hidupnya. Ketakutan tersebut merupakan efek berantai dari perubahan iklim yang ekstrem yang telah dirasakan umat manusia saat ini, seperti kemarau yang lebih panjang menyebabkan kekeringan dan gelombang udara panas, curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir, siklus udara yang berubah drastis yang menyebabkan angin topan dan badai yang sangat dahsyat. Iklim yang tidak bersahabat dan itdak bisa diprediksi bisa menyebabkan gagal panen dari berbagai macam usaha pertanian, akibatnya ketersediaan pangan baik lokal dan global menjadi rawan.

Ketersediaan pangan dewasa ini merupakan isu yang menghangat yang berkolerasi selain dengan perubahan iklim yang ekstrim, juga dengan meningkatnya jumlah penduduk dunia. Tidak seimbangnya antara jumlah produksi dan konsumsi menimbulkan persoalan lain yaitu kelaparan, indikasinya adalah naiknya harga berbagai macam komoditas pertanian khususnya makanan pokok, rakyat di negara-negara miskin dan berkembang yang gagal dalam swasembada kebutuhan pokoknya akan semakin sulit memperolehnya.

Oleh karena itu, penyesalan global yang dimotori oleh PBB melalui UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Chang). ini harus disikapi dengan kekompakan dan penuh antusias seluruh negara di dunia, termasuk Amerika Serikat dan negara-negara yang belum meratifikasi Protokol Kyoto.

Akhirnya, dalam COP-13 Bali, saya berharap diterbitkannya formulasi yang jitu untuk mengatasi perubahan iklim, dan komitmen atau terbitnya deklarasi sebagai road map menuju bumi yang nyaman untuk ditempati, disertai sanksi kepada negara yang tidak sesuai dengan road map tersebut. Bersambung

Baca Juga :
Pidato Presiden SBY dalam Forum COP 13 Bali
Info Aktual COP 13 Bali dari Berbagai Sumber

2 Balasan ke COP-13 Bali, Penyesalan Umat Manusia Dalam Merusak Alam

  1. […] Pidato Presiden SBY dalam Forum COP 13 Bali COP 13 Bali : Penyesalan Umat Manusia dalam Merusak Alam […]

  2. […] Juga : COP 13 Bali : Penyesalan Umat Manusia dalam Merusak Alam Info Aktual COP 13 Bali dari Berbagai […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: