PLTN Untuk Anda

Era energi fosil berupa minyak bumi sudah pasti berakhir. Energi apakah yang efektif untuk menggantikan energi fosil tersebut? Pilihan yang tepat adalah Nuklir. Ya, Energi Nuklir mempunyai kemampuan yang luar biasa untuk menghasilkan listrik, energi yang sangat besar itu dibutuhkan untuk konsumsi energi dunia yang pasti meningkat pesat dalam beberapa tahun yang akan datang.  

Negara-negara maju di dunia berlomba-lomba membangun pembangkit listrik tenaga nuklir dan mengembangkannya agar lebih efektif dan aman, karena mereka sadar tanpa suplai energi yang cukup, maka industri yang telah mereka bangun akan lumpuh dan hancur. Sebut saja negara Prancis dimana 80 persen energi listrik di dapat dari pembangkit nuklirnya yang berjumlah 59 PLTN, atau Amerika Serikat yang memiliki 103 PLTN. 

Bagaimana dengan negara-negara berkembang dan negara-negara miskin dalam menguasai teknologi nuklir?  

Negara-negara berkembang dan negara-negara miskin saat  ini lebih banyak yang tidak mempunyai kemampuan dalam mengembangkani teknologi nuklir, baik membangun pembangkit listrik tenaga nuklir bahkan untuk hanya sekedar merisetnya pun tidak, seakan-akan negara-negara tersebut tidak mempunyai akses terhadap teknologi canggih tersebut. Mengapa demikian ? 

Ada beberapa pendapat mengapa negara berkembang dan miskin tidak mempunyai kemampuan dalam mengembangkan teknologi nuklir, yang pertama adalah negara-negara maju enggan untuk mentransfer teknologi canggih tersebut, karena dengan dikuasainya teknologi nuklir oleh negara-negara maju, maka pada saat krisis energi akibat habisnya bahan bakar fosil maka negara-negara berkembang dan miskin akan ketergantungan terhadap negara-negara maju tersebut, biaya yang akan dikeluarkan akan menjadi sangat mahal. Akibatnya sumber daya alam di negara non teknologi nuklir dikuras untuk ditukar dengan teknologi yang di punyai negara-negara maju, barter tersebut sangat dibutuhkan mengingat energi adalah hal yang vital dalam kehidupan. 

Yang kedua, negara berkembang dicegah untuk menguasai teknologi nuklir dengan alasan, teknologi tersebut bisa dikembangkan menjadi senjata nuklir yang dapat mengancam keamanan regional maupun dunia,  seperti halnya kasus Iran, padahal negara para mullah tersebut sudah berkali-kali menyatakan teknologi nuklirnya untuk tujuan damai. 

Yang ketiga, negara berkembang dicegah untuk menguasai teknologi nuklir dengan cara negara-negara maju melakukan konspirasi dengan LSM dunia, mereka melakukan demontrasi  dengan alasan teknologi nuklir tidak aman dan bisa merusak lingkungan. Demontrasi yang dilakukan melibatkan masyarakat setempat yang kemudian membentuk opini secara nasional untuk menolaknya, seperti kasus di Indonesia. 

Dengan adanya penolakan dari masyarakat atas teknologi nuklir, maka  pemerintah di negara-negara berkembang  menjadi gamang untuk membangun atau meneruskan membangun reaktor atau instalasi nuklirnya sendiri. Dengan terhambatnya pembangunan reaktor nuklir di negara berkembang merupakan kemenangan negara-negara maju. 

Dalam hal ini ada baiknya kita kutip pernyataan Mahmoud Ahmad Dinejad, Presiden Iran yang dengan berani menentang negara Barat yang dimotori amerika Serikat, atas penolakan nuklir Iran, kutipannya kurang lebih : “Kalau sekiranya nuklir itu baik bagi Anda, dan Anda menggunakan nuklir tersebut mengapa Iran tidak boleh memiliknya, sedangkan kalau nuklir itu buruk bagi Anda dan Iran tidak boleh memilikyna mengapa anda memilikinya” .

Oleh karena teknologi nuklir sangat penting, maka Indonesia seharusnya segera membangun reaktor nuklirnya sendiri sehingga kebutuhan energi dimasa datang bisa tercukupi tanpa mengalami krisis energi.  

Keuntungan dengan dibangunnya  PLTN adalah harga listrik lebih murah, tidak mengeluarkan gas karbon dioksida yang menyebabkan pemanasan global dan  lebih efektif dibanding pembangkit listrik yang lain karena energi yang dihasilkan relatip besar. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: