Pidato Presiden SBY dalam Forum COP-13 Bali

Pidato Presiden RI mendapat sambutan yang luar biasa dari peserta konfrensi COP 13 Bali, yang akhirnya membuahkan kesepakatan berupa road map Bali atau peta jalan Bali yang berisi kesepakatan tentang pengurangan emisi gas rumah kaca, transer teknologi dan lain-lainya. Dibawah ini kutipan dari situs Presiden SBY yang saya anggap penting :

Nusa Dua, Bali: Konferensi Internasional tentang Perubahan Iklim yang seharusnya berakhir hari Jumat (14/12), masih berlangsung dengan alot hingga hari ini. Sabtu (15/12) siang setelah melakukan beberapa perundingan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri Sidang Pleno Spesial dari COP13/CMP 3 di Hotel Westin, Nusa Dua.

Pada sidang yang dihadiri pula oleh Sekjen PBB Ban Ki-Moon dan Presiden COP Rachmat Witoelar, SBY menekankan bahwa konferensi ini harus menghasilkan Bali Roadmap yang akan menjadi pemandu efektif dalam hal yang lebih kongkrit untuk mendapatkan kesepakatan di Copenhagen. “Ini berarti aksi yang kongkrit, sumber yang kongkrit, dan jadwal yang kongkrit. Tanpa roadmap yang efektif kita, tidak akan dapat mencapai tujuan seperti yang dibayangkan bersama,” ujar SBY kepada seluruh delegasi peserta konferensi.

“Di hadapan kita banyak keputusan yang harus dibuat. Ada beberapa pilihan kata yang harus anda pilih secara tepat, dan saya percaya Anda yang memilihnya secara bijak. Sekarang saatnya kita mempertimbangkan sesuatu dengan hati-hati, dan keluar dengan kesepakatan,” lanjut SBY. “Hal paling buruk bisa terjadi pada proyek besar untuk kelangsungan mahluk hidup dan untuk bumi kita karena kita tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat,” lanjutnya.

Kita semua menyambut baik prinsip ‘kesamaan dan perbedaan tanggungjawab’, tetapi ini berarti negara maju dan negara berkembang harus melakukan sesuatu yang lebih berdasarkan kemampuan mereka. “Saya percaya bahwa pemilihan kata pada teks yang anda pertimbangkan sudah mengarahkan kami kearah yang tepat,” SBY meyakinkan.

“Seluruh dunia melihat kita sekarang. Sejarah akan menghakimi kita hari esok. Generasi masa depan akan mengingat, apakah kita mempergunakan kesempatan ini atau membiarkannya lepas dari tangan kita. Ini saatnya kita berpikir keluar dari kotak. Kita tidak boleh gagal demi masa depan generasi penerus kita,” seru SBY.

Menurut SBY, ada tiga hal yang dapat mensukseskan atau menggagalkan konferensi ini. Semangat untuk bekerjasama, komitmen yang kuat, dan fleksibilitas. “Bila ketiganya kita gabungkan maka kita akan berhasil. Dunia sedang menanti dengan cemas. Dunia melihat kita. Saya mohon kepada anda, jangan biarkan mereka kecewa,” tandas SBY. Seluruh delegasipun berdiri dan memberikan tepuk tangannya pada SBY yang telah memberikan mereka semangat untuk menghasilkan sesuati pada konferensi ini. (osa)

Teks yang di bacakan Presiden SBY dalam Bahasa Inggris :

Nusa Dua, Bali: Tepuk tangan panjang sambil berdiri dilakukan peserta sidang pleno Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim, di Hotel Westin, Bali, Sabtu (15/12), usai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidatonya. Inilah pidato lengkap SBY yang disampaikan dalam bahasa Inggris.

Bismillahiirrahmanirrahim
Mr. President,
Mr. Secretary-General,
Distinguished Delegates,
I have come here at this hour to make a special appeal to you.We have invested so much time and energy in the last 12 days or so. We made significant progress on many issues but we need to do more to make it a complete package.We are now nearing the climax of our deliberation, and we must make the last mile in this exhaustive marathon, the most difficult mile.For last September, when we had a High-level Event on Climate Change in New York, there was an agreement, a clear call – actually a demand – among world leaders that we must make a “breakthrough” in Bali. This is a political commitment that we all share.Thus, here and now, we must produce a Roadmap – the Bali Roadmap – that will effectively guide us in the most concrete terms to a firm and effective agreement in Copenhagen. This means concrete actions, concrete resources and concrete timelines. Without an effective Roadmap, we may never reach our destination as we envisioned it.

We now have before us milestone decisions to make. There are wordings that you must choose correctly, and I believe that you will do so wisely. We must now give it our most careful consideration, and come to an agreement over it. The worst thing that can happen is for our great project for the human race and for our planet earth to crumble because we cannot find the right ‘wording’.

We all embrace the principle of “common and differentiated responsibilities”, but this also means that both developed and developing countries must do more based on their respective capabilities. I do believe that the wording in the text that you are considering already point us in the right direction.

What we do within this day will have an impact on the decades to come. We must therefore do what we sincerely recognize to be our duty, our moral obligation.

The world is watching you us today. History will be judging us tomorrow. Future generations will remember; whether we rose to the occasion and seized the opportunity before us, or let it slip through our fingers. It is time to think outside the box.

Too much is at stake. The alternative to a breakthrough in our efforts here and now is not acceptable. We cannot fail. We must not fail. For the sake our future generations, we must make that breakthrough to which we pledged ourselves.

Ultimately, there are three things that will make or break this conference. The first is a spirit of cooperation, a resolve to get things done, a spirit of globalism. All of you who have been here in Bali know and feel this spirit. The second thing that we need is our strong commitment to make this breakthrough. Again, I know that all of you have this commitment to make a difference. We just have to find common ground for it. And the third is flexibility. A spirit of give and take, and a willingness to compromise, without losing sight of the grand scheme that we are trying.

I know if we put all these things together – spirit of cooperation, commitment, flexibility, we will make the last mile. The world is waiting anxiously. The world is watching. I beg you Do not let them down.

Let us complete our work here. Thank you. (osa)

Baca Juga :
COP 13 Bali : Penyesalan Umat Manusia dalam Merusak Alam
Info Aktual COP 13 Bali dari Berbagai Sumber

3 Balasan ke Pidato Presiden SBY dalam Forum COP-13 Bali

  1. […] Juga : 16. Pidato Presiden SBY dalam Forum COP 13 Bali COP 13 Bali : Penyesalan Umat Manusia dalam Merusak […]

  2. […] Juga : 16. Pidato Presiden SBY dalam Forum COP 13 Bali Info Aktual COP 13 Bali dari Berbagai […]

  3. isahafidz mengatakan:

    tapi keren juga pidatonya ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: