Professor Korea Melecut Semangat Bangsa Indonesia

Januari 26, 2008

Kompas dalam Humaniora Teroka memuat artikel yang menghibur sekaligus melecut semangat kebangsaan bagi seluruh rakyat Indonesia, dibawah judul “Korea Saja Bisa, Apalagi Indonesia.”, yang dtulis oleh seorang Professor dari Korea, Koh Young Hun, Bangsa Indonesia bisa belajar dari apa yang ditulisnya.

Dibawah ini adalah tulisan selengkapnya yang saya cuplik dari KOMPAS beserta ulasan saya (warna biru) :

Tiga puluh tahun yang lalu, saya mendengar dari profesor saya di ruang kelas bahwa Indonesia merupakan negara yang berpotensi tinggi, karena sumber daya alam dan manusianya begitu kaya. Tiga puluh tahun sudah lewat, dan saya sudah menjadi profesor. Saya masih juga mengatakan kepada murid-murid saya bahwa Indonesia negara besar dan berpotensi tinggi dengan alasan yang sama. Baca entri selengkapnya »


Anak adalah Aset Masa Depan Bangsa dan Negara

Januari 17, 2008

Kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia bergantung pada kualitas anak-anak masa kini sebagai generasi pelanjut dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan Negara dimasa hadapan, bahkan dengan kualitas itu pula anak-anak kita dapat menjadikan  Indonesia sebuah negara yang kuat, modern dan sejahtera.  Baca entri selengkapnya »


Merancang Kesepakatan-kesepakatan Menuju Dunia Baru

Januari 15, 2008

 

Pada suatu saat nanti masyarakat dunia akan bergerak kearah kehidupan yang lebih baik bukan akibat tekanan negara adidaya (yang condong memaksakan kehendaknya) akan tetapi atas dasar kesepakatan-kesepakatan baru dari seluruh negara di dunia dan elemen masyarakat dunia, dan bukan benturan peradaban ala Samuel Huntington.

 

Kesepakatan-kesepakatan baru yang pro terhadap kesejahteraan, perdamaian dan penciptaan lingkungan yang lebih baik akan terus dibuat dan ini telah dimulai ketika Amerika Serikat menandatangani hasil COP 13 Bali sebagai langkah awal perbaikan atas lingkungan.

 

Baca entri selengkapnya »


Membangun Negara yang Berkah

Januari 13, 2008

 

Sumber daya alam yang melimpah, kekayaan laut yang tak terkira banyaknya, hutan berjuta hektar, bukanlah indikator negara yang berkah, bisa jadi malah sebaliknya.

Negara yang berkah adalah negara yang mampu mengangkat harkat, derajat dan martabat bangsanya karena mampu memanfaatkan sumber daya manusia dengan baik untuk mengelola sumber daya alamnya.

Baca entri selengkapnya »


Teori Jatuhnya Soeharto

Januari 13, 2008

Pada akhir Orde Baru Indonesia berkehendak melepaskan diri dari pengaruh kuat Amerika Serikat, setelah Indonesia diboikot secara militer yang menyebabkan lumpuhnya beberapa system pertahanan TNI (khususnya angkatan udara). Pemboikotan militer atas Indonesia dikarenakan Indonesia dinilai gagal dalam HAM versi AS sekaligus pengaruh dari Class Civilization ala Samuel Huntington terhadap petinggi AS yang membenturkan peradaban Barat dengan Islam setelah berakhirnya Era perang dingin. Namun sesungguhnya pendapat Samuel Huntington itu tidak benar dan suatu saat ketidak-benaran pendapat itu terbukti pada era berikutnya.

Baca entri selengkapnya »


Soeharto, Man of The Year

Januari 13, 2008

Soeharto menjadi Man of The Year versi Indonesia tahun ini karena mampu menyedot perhatian dan energi dari seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, mulai dari kalangan wong ndeso sampai kepala negara di ibukota, apa gerangan penyebabnya???

Baca entri selengkapnya »


Doa Sapujagat

Januari 10, 2008

Ya Allah berilah hamba-Mu kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. 

Doa ini merupakan doa yang paling sering dibaca oleh umat Islam, hampir pada setiap hari khusunya selesai sholat, namun sayang dalam prakteknya masih banyak umat Islam jauh dari kebaikan dunia. Secara logika jika kebaikan dunia saja tidak terpenuhi apalagi kebaikan akhirat, tentu menjadi sulit untuk Baca entri selengkapnya »