PR Pemerintah tahun 2008 Bidang Lingkungan

Pemerintah harus bekerja keras membenahi lingkungan alam Indonesia dengan cara membuat peta penataan kembali alam Indonesia. Penataan ini sangat penting mengingat kondisi Indonesia yang terus didera oleh bencana yang diakibatkan oleh ulah manusia yang tidak bersahabat dengan alam.

Dari bencana ke bencana yang telah mendera tersebut seperti tanah longsor, banjir bandang, kekeringan, serta efek domino yang menyertainya bahkan menyebabkan korban manusia, semestinya bangsa Indonesia belajar dari bencana yang ada agar tidak terulang kembali dan mengubah cara berprilaku dalam menggauli alam.

Prilaku manusia Indonesia yang masih serba minus dalam menggauli alam perlu segera diubah karena dapat mengakibatkan rusaknya alam (lingkungan) juga akan merugikan manusia itu sendiri.

Betapapun sulitanya mengubah perilaku manusia Indonesia dalam merusak alam yang telah berurat dan berakar, sudah semestinya peran pemerintah, tokoh masyarakat dan manusia Indonesia secara keseluruhan seharusnya mempunyai kesungguhan hati untuk mengubahnya, sehingga alam Indonesia kembali menjadi asri dan sedap dipandang mata.

Perilaku yang minus terhadap alam diantaranya, menggunduli hutan, membuka ladang dengan cara membakar, membuang sampah sembarangan, membuang limbah pabrik ke sungai atau laut, membangun rumah di daerah aliran sungai dan sebagainya.

Perubahan prilaku tentu tidak serta merta berubah ketika disosialisaikan tapi butuh waktu lama, ini disebabkan betapa kompleksnya persoalan yang dihadapi dan saling berkaitan, yang menjadi latar belakang timbulnya prilaku minus tersebut.

Latar belakang yang utama biasanya adalah masalah ekonomi, misalnya saja motif seseorang menebang pohon di hutan adalah untuk sekedar isi perut yaitu menjual hasil tebangan dalam skala kecil sampai motif memperkaya diri sendiri menggunduli hutan dalam skala besar atau alasan pembukaan lahan perkebunan (sawit). Hutan yang gundul di wilayah hutan pegunungan dapat menyebabkan banjir bandang, longsor, persediaan air berkurang sampai global warming (pemanasan global).

Tradisi yang secara turun temurun dilakukan bisa menjadi latar belakang prilaku minus, seperti membuka ladang baru atau lama dengan cara membakar areal ladang yang menyebabkan kabut asap hingga ke negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia. Kabut asap menyebabkan polusi udara yang menyebabkan napas sesak dan pemicu penyakit pernapasan lainnya.

Perilaku manusia yang masa bodoh terhadap lingkungganya dengan cara mengambil jalan mudah seperti buang sampah sembarangan di jalan, ke sungai atau ke got, yang dapat menyebabkan lingkungan menjadi kotor sehingga menjadi sumber penyakit. Sampah yang menutupi atau menghalangi aliran sungai atau got dapat menyebabkan banjir.

Pabrik-pabrik dan industri rumahan masih banyak yang membuang limbah cairnya ke sungai, tanpa melalui penjernihan kembali mengakibatkan tercemarnya air, sehingga air menjadi kotor dan menimbulkan bau yang menyengat dan mengganggu kesehatan. Pabrik dan industri rumah merasa enggan menjernihkan kembali limbahnya karena dapat mengurangi keuntungan.

Itulah perilaku manusia yang telah mencederai alam yang merugikan dirinya sendiri, serta merugikan orang lain, sehingga lingkungan menjadi tidak nyaman untuk ditempati. Dan ironisnya perilaku minus itu tidak menyebabkan rasa bersalah bagi si pelaku.

Si pelaku yang berprilaku minus tak peduli dengan lingkungan dan masa bodoh dengan manusia lainnya. Yang penting bagi si pelaku dirinya merasa senang dan untung atas perbuatannya.

Ini adalah fakta yang terus berlangsung hingga kini, mau sampai kapan bangsa Indonesia menempati tanah tumpah darahnya yang tidak nyaman? Sementara dari hari kehari bencana silih berganti sedangkan korban manusia semakin banyak tidak terelakan.

Untuk mengubah kondisi di atas peran pemerintah sebagai motor penggerak perubahan prilaku minus sangat di butuhkan. Misalnya saja mensinergikan progam pembentukan Komponen Cadangan dengan program untuk merubah prilaku minus di atas menjadi prilaku cinta lingkungan.

Peserta komponen cadangan diberikan arahan secara intensif untuk menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan agar menjadi asri dan sedap dipandang mata sekaligus menjaga agar lingkungan menjadi aman. Sementara fungsi utamanya yaitu dalam rangka membantu komponen utama yaitu TNI (Tentara Nasional Indonesia) dalam rangka mempertahankan kedaulatan negara, tetap dijalankan.

Memberikan pemahaman yang baik kepada anak-anak sebagai generasi pelanjut untuk menjaga dan mencintai lingkungan baik yang masuk kurikulum, ekstra kurikuler atau outbond untuk mengenal alam. Dengan pemahaman tersebut diharapkan anak-anak menjadi sensitip terhadap lingkungan sehingga lingkungan yang baik dan sehat.akan selalu dijaganya. Sebaliknya jika melihat lingkungan kotor dan tidak sehat.maka akan dicarikan pemecahannya agar lingkungannya menjadi bersih dan sehat.

Pemerintah harus segera membuat peta penataan kembali alam Indonesia, dengan cara menanami hutan gundul dengan berbagai macam pohon sehingga hutan menjadi hijau kembali seperti zamrud katulistiwa.

Memetakan daerah yang mengalami kekeringan pada musim kemarau, yang berakibat musim tanam hanya sekali dalam setahun. Di daerah tersebut harus dibuat waduk atau danau untuk menampung air hujan yang dapat digunakan pada musim kering sehingga musim tanam menjadi lebih dari satu kali dalam setahun, maka secara otomatis hasil produksi tanaman akan meningkat.

Satu Balasan ke PR Pemerintah tahun 2008 Bidang Lingkungan

  1. Arsyad Salam mengatakan:

    Mantabbb ulasannya Pak.. kayaknya kita semua harus berbenah dari skarang sebab lingkungan kita sudah berada pada kondisi yang sangat menghawatirkan. Sadar atau tidak sadar kita juga turut punya andil terhadap pemanasan global yang kongresnya baru saja usai.
    Juga banyaknya perusahaan yang mengesampingkan AMDAL. Makanya lingkungan kian hancur saja dan bencanapun datang karenanya…
    Salam Kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: