Teori Jatuhnya Soeharto

Pada akhir Orde Baru Indonesia berkehendak melepaskan diri dari pengaruh kuat Amerika Serikat, setelah Indonesia diboikot secara militer yang menyebabkan lumpuhnya beberapa system pertahanan TNI (khususnya angkatan udara). Pemboikotan militer atas Indonesia dikarenakan Indonesia dinilai gagal dalam HAM versi AS sekaligus pengaruh dari Class Civilization ala Samuel Huntington terhadap petinggi AS yang membenturkan peradaban Barat dengan Islam setelah berakhirnya Era perang dingin. Namun sesungguhnya pendapat Samuel Huntington itu tidak benar dan suatu saat ketidak-benaran pendapat itu terbukti pada era berikutnya.

Efek dari Class Civilization berpengaruh pula kepada Indonesia, saat pemimpin Indonesia, yaitu Presiden Soeharto lebih condong kepada Islam, hal ini dibuktikan dengan diangkatnya mentri-mentri dari kalangan Islam, membuat pemerintah AS tidak senang, dengan berbagai macam lobi ikut turut menjatuhkan kekuasaan Soeharto. Dalam kalangan bisnis pun pihak Barat tidak senang akan bangkitnya kekuatan Islam turut pula menjatuhkan Soeharto. Investor keuangan Barat mengoncang Indonesia dengan melemahkan rupiah disbanding US Dollar dan mata uang negara lain, berakibat krisis moneter. Krisis ini menjadi awal malapetaka bangkrutnya keuangan negara dan hancurnya perekonomian Indonesia termasuk swasta, dimana banyak perusahaan yang gulung tikar.

Pada saat Negara bangkrut maka masuklah IMF bermaksud membantu mengatasi persoalan keuangan negara, namun disertai berbagai macam syarat atau program yang harus dijalankan sesuai keinginan IMF.

Program IMF ternyata tidak mampu memulihkan krisis dengan segera, bahkan beberapa tahun setelah kejatuhan Soeharto pun krisis masih terus berlangsung, akhirnya pada era SBY krisis moneter bisa pulih ditandai dengan membaiknya perekonomian secara makro (rupiah dan inflasi terkendali, indeks harga saham gabungan meningkat, cadangan devisa negara meningkat yaitu diatas 50 Milyar US Dollar).

Ada beberapa alasan mengapa pemerintah AS tidak menyukai jika Islam di Indonesia bangkit, misalnya banyak ketentuan Islam yang bertentangan dengan aturan main AS yang masih bersifat liberal, kapitalis dan imperialis.

 

Itulah Opini saya, ya… namanya juga opini bisa benar bisa nggak …

Baca Juga :
Kepemimpinan Soeharto dan Reformasi yang Gagal
Soeharto Man of The Year

Satu Balasan ke Teori Jatuhnya Soeharto

  1. mella mengatakan:

    makasih ea…
    membantu bgt buat tgas sjarahku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: