Membangun Budaya Membaca dan Menulis

 

Sudah banyak tips untuk menumbuhkan minat baca anak atau siswa namun minat baca yang diinginkan tak kunjung datang jua, sampai-sampai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Hari Pers Nasional 9 Februari 2008, di Lapangan Tri Lomba Juang, Semarang, untuk menumbuhkan minat baca menggelar acara membaca koran bersama 10.000 pelajar.

Usaha nyata di atas tentu harus kita apresiasi sebagai wujud kepedulian presiden terhadap kualitas pelajar yang dapat dimulai dari gemar membaca.

Untuk menumbuhkan minat baca pada siapa pun akan mudah bila ada sarananya yaitu buku yang akan dibaca misal di perpustakaan atau buku yang dapat dibeli di toko buku. Persoalannya, bila seseorang atau seorang pelajar berminat membaca buku sedangkan sarananya yang utama buku tidak ada, perpustakaan disekitarnya pun tidak ada, toko buku tidak ada, kalau pun ada, uang untuk membeli buku tidak ada, lantas bergunakah tips menumbuhkan minat baca sedangkan bukunya tidak tersedia? Apa yang akan dibaca? Inilah fakta yang sesungguhnya terjadi pada sebagian masyarakat atau pelajar di Indonesia. Jadi tips itu berguna jika sarana-nya yaitu buku tersedia.

Dengan memahami kondisi di atas maka diharapkan pemerintah berusaha dengan keras untuk menyediakan buku sampai ke tingkat desa bahkan RT/RW, misalnya dengan membangun perpustakaan.

Menyediakan buku bacaan bagi anak-anak atau pelajar dan masyarakat umum sebagai salah satu usaha mencerdaskan bangsa, tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah tapi juga menjadi kewajiban bagi siapa saja yang merasa mampu dan mempunyai kepedulian terhadap kemajuan pendidikan Indonesia.

Untuk membangun budaya membaca dan menulis dibutuhkan sarana dan prasarana yaitu buku dan perpustakaan yang harus dibangun sampai tingkat desa bahkan RT/RW. Pembangunan perpustakaan dapat disinergikan dengan dibangunnya PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat). Dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan, misalnya dari perusahaan-perusahaan melaui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau dari filantropi Indonesia.

6 Balasan ke Membangun Budaya Membaca dan Menulis

  1. infogue mengatakan:

    Artikel di blog Anda sangat menarik dan berguna sekali. Anda bisa lebih mempopulerkannya lagi di infoGue.com dan promosikan Artikel Anda menjadi topik yang terbaik bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Nantikan segera plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi untuk Blogspot dan WordPress dengan instalasi mudah & singkat. Salam

    http://www.infogue.com/pendidikan/membangun_budaya_membaca_dan_menulis/

  2. Ndoro Seten mengatakan:

    memang bener idenya….
    gerakan membaca harus diiringi dengan penyediaan sarana dan prasarana pendukungnya,
    saya pernah mencoba mengumpulkan beberapa buku dan literatur untuk TPA di kampung halaman…
    beberapa buku sudah terkumpul, namun nampaknya perlu seorang motivator atau teladan yang memompa semangat anak-anak untuk gemar membaca, disamping juga membangkitkan dukungan moril para orang tua.

  3. suparlan mengatakan:

    Membangun budaya, apapun jua, tidak sama dengan memasak mie instan. Tidak sekali jadi. Perlu proses penjang. Selain sarana dan prasarana pendukung, memang perlu SDM motivator yang kapabel. Sama dengan membangun paradigma, perlu proses dan mekanisme, termasuk sistemnya.

  4. Randy mengatakan:

    membaca adalah segalanya, karena hanya dengan membaca kita dapat mengenal dunia ini. dengan membaca kita dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk, dengan membaca maka itu kita pun akan ber tambah

  5. ahmadgress mengatakan:

    budaya membaca perlu ada pada diri setiap orang. dengan membaca seseorang telah mengetuk pintu surga. sebagaimana Nabi MUhammad SAW telah memerintahkan kepada umatnya untuk selalu belajar bahkan sampai ajal menjemput.

  6. ahmadgress mengatakan:

    budaya membaca perlu ada pada diri setiap orang. dengan membaca seseorang telah mengetuk pintu surga. sebagaimana Nabi MUhammad SAW telah memerintahkan kepada umatnya untuk selalu belajar bahkan sampai ajal menjemput.Ahmadgress.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: