Sedekah Bumi dan Ruwat Bumi

Oleh Andi Gunawan

Dalam menghadapi global warming atau pemanasan global dan kelangkaan pangan sudah saatnya Indonesia mengadakan sedekah bumi atau ruwat bumi. Mengapa demikian ???

Sedekah bumi dan ruwat bumi yang dimaksud dalam tulisan ini, tentu bukan sedekah bumi atau ruwat bumi yang berkaitan dengan tahayul, mistik dan klenik namun sesuai dengan ilmu dan dapat dibuktikan kebenarannya.

Pada umumnya sedekah bumi yang dikenal di Indonesia adalah perayaan atau upacara dengan membuat sesaji atau membenamkan kepala sapi di suatu daerah tertentu kemudian dibacakan mantra-mantra meminta kepada yang gaib agar diberi keselamatan.

Upacara di atas tentu sangat tidak berkaitan dalam mengatasi persoalan pemanasan global dan kelangkaan pangan, karena memang sifatnya tahayul.

Sedekah bumi yang dimaksud dalam artikel ini tentu berdasarkan keilmuan, dimana bumi atau tanah diberi sedekah berupa nutrisi atau unsur hara agar tanah menjadi gembur secara alami dan tanaman menjadi subur. Bagaimana caranya???

Tanah yang akan ditanami harus diberi pupuk kandang atau kompos secara terus menerus untuk menjaga kesuburannya. Selain itu tanah harus dijaga dari bahan-bahan kimia yang merusak kesuburannya, seperti sampah plastik, bekas baterai dan sebagainya.

Kesuburan tanah akan berpengaruh pada hasil pertanian, hasil pertanian yang melimpah akan mampu mengatasi kelangkaan pangan yang dewasa ini telah menjadi isu dunia. Tanah yang subur dapat memudahkan pohon tumbuh pada masa awal pertumbuhan, pohon-pohon yang tumbuh subur dapat mengubah lahan yang tandus dan tak terurus menjadi hutan kembali. Sedangkan fungsi hutan bagi bumi adalah sebagai paru-paru dan mampu menyerap karbon di udara, dengan menurunnya kadar karbon di udara sangat berpengaruh pada turunnya suhu bumi. Dengan demikian global warming dapat di atasi.

Oleh karena itu Indonesia harus segera mengadakan sedekah bumi di seluruh tanah pertanian dan lahan tandus supaya tanah menjadi gembur dan tanaman pun subur.

6 Balasan ke Sedekah Bumi dan Ruwat Bumi

  1. desabungursari mengatakan:

    Ok maju terus, saya sebagai Kepala Desa Bungursari juga terus mengajak warga saya untuk selalu Sedekah Bumi & Ruwatan agar tanah menjadi subur…. dan ini memang cita-cita saya.

    mohon saran dan dukungannya pada blog saya.

    wsalam
    Kades Bungursari

  2. aluwi mengatakan:

    Setuju sekali Pak. Sedekah bumi juga bisa diarahkan untuk menanam oksigen dan menggantikan karbondioksida kucurkan. karena sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling banyak manfaatnya bagi yang lain. Ayo menanam pohon. Ayo kita hemat air. Ayo kita hemat energi.

  3. Saya setuju dengan pendapat bapak, ruwat bumi bukan dengan menanam kepala sapi dan memebri sesaji tapi dengan menanam pohon dan memberi nutrisi pada bumi

  4. intothepresence mengatakan:

    yeah, lets save our earth my friends

  5. Pelet Ampuh 2009 mengatakan:

    Pada intinya ruwatan itu bermaksud ‘untuk menyucikan sesuatu agar bisa kembali fitrah’.
    Dan ini tradisi memang harus kita jaga karena mempunyai banyak manfaat yang sekaligus mengingatkan betapa kita manusia itu banyak salah & dosa.
    Salam sukses…!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: