Catatan Penting Kunjungan Paus Benediktus XVI ke Amerika Serikat

Oleh Andi Gunawan

Untuk pertama kalinya dalam dalam masa 30 tahun seorang pemimpin Katolik berkunjung ke Gedung Putih menemui Presiden AS, kemudian beliau berpidato di depan Sidang Majelis Umum PBB dengan sejumlah catatan penting bagi perdamaian dunia.

Catatan Penting ini saya ambil dari berbagai sumber :

Paus Benediktus XVI dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, 18 April 2008, menuntut agar dunia mengubah sikapnya dan menganjurkan agar PBB diizinkan untuk lebih bertindak dalam penanganan konflik demi perdamaian. Demikian, seperti dilaporkan Radio Deutsche Welle.

Paus mengutarakan penolakannya terhadap kebijakan nasional sepihak yang diterapkan dalam politik dunia, karena peran PBB harus sesuai dengan fungsinya sebagai lembaga global yang mengupayakan keamanan dan ketertiban.

Dia mendukung hak masyarakat internasional untuk campur tangan dalam sebuah konflik. Setiap negara punya kewajiban utama melindungi rakyatnya, namun jika negara bersangkutan tidak mampu memberikan perlindungan bagi warganya.

Maka masyarakat internasional harus menggunakan sarana yang diijinkan dalam Piagam PBB dan sarana internasional lainnya untuk mengatasi konflik itu. Karena tidak peduli dan tidak bertindak merupakan sesuatu yang benar-benar dapat menimbulkan permasalahan.

Kehidupan komunitas, baik secara nasional maupun internasional, jelas menunjukkan bahwa menghormati hukum dan jaminan yang diberikannya merupakan ukuran dari kesejahteraan bersama yang dipakai untuk menilai hubungan antara keadilan dan ketidakadilan, perkembangan dan kemiskinan, keamanan dan konflik. Mengusung penegakan hak asasi manusia masih tetap merupakan strategi yang paling efektif untuk menghilangkan kesenjangan antarnegara dan kelompok sosial serta demi peningkatan keamanan.”

Selanjutnya Paus Benediktus XVI mengetengahkan, masyarakat dunia harus bersama-sama menangani masalah yang paling rawan. Semua sarana diplomatis dan isyarat yang menunjukkan kesediaan untuk berdialog harus digunakan, bagaimanapun juga kecilnya isyarat itu.

Keamanan, pembangunan dan perang melawan ketidakadilan serta perlindungan lingkungan, sumber alam dan iklim disebutkan Bapak Suci sebagai tugas global yang diemban PBB. Dia juga memperingatkan agar menunjukkan solidaritas dengan negara-negara miskin. Peraturan dan struktur untuk meningkatkan kesejahteraan bersama harus dikedepankan.

Ulasan penulis :

Pidato Paus Benediktus XVI menyiratkan kritikan kepada Negara-negara maju dan kuat khususnya Amerika Serikat agar tidak bertindak sepihak dalam menyelesaikan masalah dengan menghormati aturan PBB.

Isi pidato tersebut secara umum telah banyak disampaikan oleh para pemimpin dunia yang tidak setuju terhadap invasi Amerika Serikat ke Irak dan Afganistan, serta perbuatan sewenang-wenang Israel terhadap bangsa Palestina. Dalam pidato tersebut tidak secara langsung menyebut negara akan tetapi kita mahfum bahwa yang dimaksud adalah Amerika Serikat.

Apa yang disampaikan Sri Paus seharusnya menjadi angin perubahan bagi terwujudnya tatanan dunia baru, sebuah tatanan menuju perdamaian dunia yang abadi. Sebelum hal itu terwujud maka para pemimpin dunia harus merancang Merancang Kesepakatan-kesepakatan menuju Dunia Baru atau menuliskan kembali berbagai perjanjian dan kesepakatan yang tidak adil menjadi adil dan lebih adil.

Satu Balasan ke Catatan Penting Kunjungan Paus Benediktus XVI ke Amerika Serikat

  1. cdsi mengatakan:

    WAHAI ANAK BANGSA” BANGUNLHAH!,
    BUKALAH MATAMU!
    BERDIRILAH DENGAN KAKIMU, SING-SINGKAN LENGANMU,
    MARI BANGKIT! UNTUK INDONESIAMU TERCINTA
    INDONESIA KITA TIDAK PERNAH MERDEKA!
    INDONESIA KITA TERUS MENANGIS”
    INDONESIA KITA TERUS MERANA”
    INDONESIA KITA SELALU DI PERKOSA
    “PELAKUNYA ADALAH IMPERIALISME ANAK SANG KAPITALIS”
    NEGERI KTA DARI DULU SAMPAI SEKARANG TERUS TERJAJAH
    SADARKAH KITA BAHWA TIGA PEREMPAT KEKAYAAN NEGERI INI
    TELAH TERKURAS HABIS, OLEH SETAN IMPERIALISME
    NEGERI INI MENYEDIAKAN SELURUH KEKAYAAN BUMI, MEMILIKI
    SEJUTA PESONA, BAHKAN SEJUTA RASA.
    KITA PEMILIK SAH NEGERI INI, NAMUN TERPASUNG OLEH SISTEM
    IMPERILALISME MODERN, TERJEBAK OLEH SEKULARISME
    PARTIKULAR, TERLENA OLEH HEDONISME SEMU.
    SADARKAH KITA, SETIAP BANGSA BERHAK ATAS DIRI DAN
    TANAH AIRNYA, AKAKAH KAU GADAIKAN DEMI KENIKAMATAN
    SESAAT, TENGOKLAH KE BELAKANG!
    MAU JADI APAKAH NEGERI INI?
    BAGAIMANA NASIB ANAK CUCU KITA KELAK, JIKA KITA HARI INI
    TIDAK PERNAH MEMBERI MEREKA KEKUATAN UNTUK MENGUASAI
    NEGERI INI, DAN MENGOLAHNYA UNTUK KESEJAHTERAAN MEREKA
    SEPENUHNYA, BUKAN UNTUK NEGARA TETANGGA, BUKAN UNTUK
    ADI DAYA, DAN BUKAN PULA UNTUK INVESTOR.
    IMPERIALISME NEGERI INI SUDAH KETERLALUAN, SANGAT
    MENGERIKAN DAN MEMILUKAN, KITA TENTU TIDAK INGIN
    SELAMANYA MENJADI BANGSA TERJAJAH, TERHINA,
    TERLUKA DAN TIDAK MERDEKA.
    MARI SATUKAN TEKAD, BULATKAN NIAT!
    KITA HARUS MEREBUT KEMBALI SEMUA KEKAYAAN KITA,
    JANGAN BIARKAN SAWAH DAN LADANG KITA DI BAJAK
    ORANG, JANGAN BIARKAN LAUT KITA DI AMBIL ORANG,
    JANGAN BIARKAN HUTAN KITA DITEBANG ORANG,
    JANGAN BIARKAN BUDAYA KITA DICURI ORANG.
    MARI KITA RAMPOK SEMUA BANK, MARI KITA SEGEL
    SEMUA KANTOR PEMERINTAH, MARI KITA AMBIL ALIH
    SEMUA PABRIK, MARI KITA GANTI IDENTITAS NEGERI
    INI DENGAN BUDAYA KITA, BUDAYA TIMUR YANG SEJAK
    DULU MENJADI DARAH DAN INSPIRASI HIDUP KITA.
    PERSETAN DENGAN KEPERCAYAAN, PERSETAN
    DENGAN SEGALA BENTUK KEYAKINAN, YANG JELAS
    MEREKA TIDAK PERNAH MEMBERI KITA HARAPAN,
    APALAGI KEBAHAGIAAN!
    UNTUK MENJADI ORANG BAIK TIDAK PERLU PENGABDIAN,
    TAPI HARUS DENGAN PENGORBANAN, PEPERANGAN DAN
    MENEGAKKAN KEADILAN.
    YANG BISA KITA LAKUKAN HARI INI ADALAH :

    REVOLUSI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: