Cinta Anak Manusia

November 29, 2007

Serupa gelora cinta anak manusia  
Di laut, ombak bergulung berirama
Binatang malam bersenandung riang
Orkestra alam pada sebuah penciptaan
Sehabis hujan senantiasa terjaga

Pucuk dedaunan merindukan belaian angin
Nyiur melambai
Derak suara bamboo
Gemericik air pancuran
Dan gerimis pertama pada kemarau tahun ini
Seperti aroma perawan
Menggelorakan aura cinta
Hangat

Dan jantung berdegup tak berirama
Untuk setiap lelaki  
Seperti aku

Jakarta, Agustus 2005 

Iklan

Rindu Yang Senyap

November 29, 2007

Di pelupuk kutitipkan gundah
Untuk rasa rindu yang senyap
Membisu untuk setiap makna
Cinta dua insan
Menggebu hanya di ronga dada
Seperti desingnya peluru senapan mesin
Seperti tikaman belati
Ketika kubisikan sebuah janji
Yang terpendam di palung hati
Bekasi, Desember 2005


Cerita Mawar-ku

November 25, 2007

Mawar tak ingin lagi mengirimkan aroma
Dendang mewangi isyaratkan kumbang
Hanya sebuah gemulai memaksa diri
Ditiup angin membisu hingga suarakan alam

Kumbang senantiasa terjaga kibaskan sayap
Mendengung mendengarkan isyarat-isyarat alam
Dari angin membisu bawakan wewangi mawar

Kumbang terus mendengung kibaskan sayap
Kumbang terus kitari mawar
Menggoda sejumput rasa
Tak peduli akan duri
Bahkan mungkin lupa diri

(oi .. demi pembuahan, simbiosis mutualisma)

Mawarpun terdiam, hanya gemulai
Perlahan diusik kumbang suarakan alam

Bandung, 1995

 


Elegi Cinta untuk Seorang Teman

November 25, 2007

Kubuka pintu dan jendela hati untukmu lebar-lebar
Kupersilakan kamu gelitik hatiku, aku kegelian
Dan kamu pun tersenyum, hingga aku, hem ..kamu biarkan
Meramu sejuta perasaan antara kegembiraan dan kesedihan

Hari-hari yang berganti tahun telah berbilang
Kamu ulangi dendang keresahaan hatiku
Untuk semangkuk benih cinta padamu
Yang lama tersimpan dalam saku batinku
Tapi setelah itu kamu pergi, asa kembali terkubur
Dalam kilatan kata-kata mendayu yang selalu kabur
Menutup hari untuk tiap dendangmu dan langkahku

Ah .. perjumpaan itu,
Hanya mengukir cita dan cinta dengan pahatan waktu
Lalu kamu mulai menghitung hari
Pada tik-tok jam

Bandung, 1995