Selamat Natal dan Tahun Baru 2008

Desember 25, 2007

Dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru 2008 bagi umat Kristiani dan yang merayakannya, semoga anda dan kita semua berbahagia, amiin….

Pesan : Ciptakan kerukunan umat beragama di Indonesia, bersatulah dan hindari konflik, mari kita bangun Indonesia, Ayo Bangkit Indonesia …!!!

Iklan

Menanti Fajar Kebenaran

November 24, 2007

Kecamuk kalbu mendera jiwa
Degupnya membahana ke setiap relung rongga dada
Mengejek setiap cita dan mimpi yang terpatri
Terkubur dalam lautan khayal
Asa meleleh ditelan masa
Rasa menjadi tak berpunya
Hanya hampa dan senyum mengikat gundah

Kepasrahan kepada Illahi Robbi …
Menanti fajar kebenaran
Di titian masa yang menajam seperti pedang

Jakarta, Oktober 2005


Di Perbatasan Dua Zaman

November 24, 2007

Di perbatasan dua zaman
Kepahitan mengarungi samudra kehidupan
Derita menjadi luka menganga
Nanah membuncah dalam balutan dosa
Lalu asa hanya menjadi utopia
Direnggut di arena pesta para zombie
Atau seperti vampir yang menghisap darah
Tak peduli bangsanya sendiri

Lalu ode mengalun di lembah kalbu setiap manusia
Mengubah utopia kembali menjadi asa
Membasuh setiap luka menganga

Dipenghujung zaman
Api revolusi dalam tatanan Ilahi
Membasmi setiap vampir dan zombie

Jakarta, Oktober 2005


Pejuang

November 24, 2007

Biarlah kami seperti jembatan
Yang menghantarkan anak negeri
Menuju gerbang masa depan cerah

Biarlah kami seperti rel
Agar kereta pembawa anak negeri
Sampai ditujuan surga nan indah

Biarlah kami seperti busur kehidupan
Yang melesatkan anak negeri
Pada sasaran yang diinginkan

Biarlah kami seperti yang diinginkan zaman
Sebagai pengorbanan yang tak sia-sia
Agar terbebas negeri ini
Dari belenggu jiwa
Dari penjajahan manusia atas manusia
Dari perbudakan modern
Dari gelap menuju terang

Bekasi, September 2005

 


Indonesia Raya

November 18, 2007

Bait 1:
Indonesia tanah airku, Tanah tumpah darahku.
Disanalah aku berdiri, Jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku, Bangsa dan Tanah Airku.
Marilah kita berseru “Indonesia bersatu.”

Hiduplah tanahku, Hiduplah negriku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya.
Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya.

Refrein:
Indonesia Raya,
Merdeka, Merdeka
Tanahku, negriku yang kucinta.

Indonesia Raya,
Merdeka, Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.

Indonesia Raya,
Merdeka, Merdeka
Tanahku, negriku yang kucinta.

Indonesia Raya,
Merdeka, Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.

Bait 2:
Indonesia! Tanah yang mulia, Tanah kita yang kaya.
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya.
Indonesia, Tanah pusaka, Pusaka Kita semuanya.
Marilah kita mendoa, “Indonesia bahagia!”

Suburlah Tanahnya, Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya semuanya.
Sadarlah hatinya, Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya.

disambung dengan refrein

Bait 3:
Indonesia! Tanah yang suci, Tanah kita yang sakti.
Disanalah aku berdiri menjaga ibu sejati.
Indonesia! Tanah berseri, Tanah yang aku sayangi.
Marilah kita berjanji: “Indonesia abadi!”

Slamatlah Rakyatnya, Slamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya semuanya.
Majulah Negrinya, Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya.

disambung dengan refrein


Padamu Negeri

November 18, 2007

Padamu Negeri kami berjanji

Padamu Negeri kami berbakti

Padamu Negeri kami mengabdi

Bagimu Negeri jiwa raga kami